Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si beserta Forkopimda Provinsi Kepri, Bhayangkari Daerah Kepri, dan tokoh lintas agama serta tokoh masyarakat menggelar do’a bersama dalam rangka hari Bhayangkara ke-76 di Mapolda Kepri, Jum’at Malam tanggal 1 Juli 2022 bertepatan dengan hari Bhayangkara yang terhubng secara virtual dengan Kapolri. Sabtu (2/7/2022).

“Melalui doa bersama malam ini Polda Kepri berharap dapat membangun dan mempererat kembali hubungan antar umat beragama untuk Indonesia menjadi lebih baik dan do’a bersama lintas agama ini dilaksanakan secara virtual serentak di seluruh Provinsi oleh Mabes Polri dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-76”. Ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si pada sambutannya mengatakan “Polri sedang merayakan hari ulang tahun Bhayangkara yang ke-76, dalam pelaksanaan tugas menjaga stabilitas Kamtibmas dalam rangka mendukung dan mengawal seluruh kebijakan pemerintah agar polri dapat memberikan rasa kepedulian bagi seluruh masyarakat indonesia, kami mohon doa nya agar seluruh anggota kami diberikan kekuatan dan keselamatan sehingga dapat memberikan tugas pengabdian mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat”.

“Kami yakin upaya melaksanakan transformasi menuju point Presisi dapat berjalan dengan optimal sehingga kami bisa dekat dengan masyarakat, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan jalan untuk kita semua serta meridhoi untuk kita semua dalam rangka mewujudkan misi indonesia maju di tahun 2045”. Ucap Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Menurut Kapolri, kekuatan Bhinneka Tunggal Ika yang dimiliki bangsa ini, akan membawa Indonesia tumbuh dan mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.

“Menjadi satu kekuatan bersama untuk menghadapi segala macam masalah dalam rangka mewujudkan Indonesia agar bisa kembali tumbuh, dan kita jaga untuk Indonesia bisa terus berjalan menuju visi Indonesia tumbuh dan kedepan, menuju Indonesia emas di tahun 2045,” tegas Kapolri.

“Tentunya, terhadap hal-hal yang berdampak terhadap polarisasi, tadi kita minta untuk dihilangkan, kita harus bersatu hadapi dan menyongsong Indonesia yang lebih baik,” tambah Kapolri.

Dalam kegiatan itu, para tokoh agama masing-masing membacakan doa sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Diantaranya adalah :

1. Perwakilan Agama Islam dibacakan oleh, Wakil Ketua PBNU K.H. Zulfa Musthafa.

2. Perwakilan Agama Protestan dibacakan oleh, Pendeta Robert Hutapea.

3. Perwakilan Agama Khatolik dibacakan oleh, Romo David Lerebulan.

4. Perwakilan Agama Hindu dibacakan oleh, Krht Astono Chandra Dana.

5. Perwakilan Agama Buddha dibacakan oleh Bhikku Dhammasubbho Mahthera.

6. Perwakilan Agama Konghucu dibacakan oleh, WS. Sunarta Hidayat.

7. Serta, tokoh lintas agama lainnya yang turut hadir dalam kegiatan doa bersama Mabes Polri ini.