Tribratanews.kepri.polri.go.id – Satreskrim Polres Kepulauan Anambas berhasil mengungkap kasus Pencabulan dengan korban Anak di Bawah Umur dengan melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku seorang pria berinisial WN (23), hal ini diungkapkan  oleh Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti, S.I.K melalui Kasatreskrim Polres Kepulauan Anambas Iptu Rifi H Sitohang. Senin (20/06/2022).

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Rifi. H Sitohang menjelaskan kronologi aksi bejat itu berawal ketika korban yang berusia 15 tahun berada di rumah sendirian hendak mandi.

“Antara korban dan pelaku masih ada hubungan saudara. Dan saat kejadian korban dan pelaku berada satu rumah.  Saat ingin mandi, korban meminta pelaku untuk keluar dari rumah, namun karena sudah punya niat yang buruk, pelaku bukannya keluar dari rumah, tetapi mengunci pintu rumah. Lalu, pelaku mengikuti korban menuju kamar mandi. Dan saat itu, pelaku melancarkan aksinya”. Ujar Iptu Rifi

Kejadian itu pada tanggal 13 Juni 2022 kemarin, sejak itu  terjadi perubahan sikap dan perilaku korban, yang mana korban menjadi murung dan pendiam sebelum keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Ketika tahu ada yang berubah dari korban, maka keluarganya bertanya kepada korban apa yang terjadi dan korban menceritakan bahwa Ia telah dicabuli oleh saudaranya sendiri. dan setelah itu, pihak keluarga membuat laporan kepada Kepolisian.

“Ketika korban kami periksa bersama Dinas Sosial Anambas dan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Anambas, secara psikologi korban mengaku mengalami depresi dan terguncang”. Jelas Kasat Reskrim Polres Kepulauan Anambas AKP Rifi. H Sitohang .

Akibat perbuatannya, pelaku terjerat Pasal 81 ayat 1 dan Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman paling singkat 5 Tahun dan paling lama 15 Tahun dengan denda sebesar 5 Milliar Rupiah.