Tribratanews.kepri.polri.go.id-

Manusia adalah makhluk sosial yang pastinya berinteraksi satu dengan yang lainnya. Ia akan mengalami perbincangan satu dengan yang lainnya. Salah satu sifat yang sangat dituntut agama bagi manusia adalah sifat jujur.

Jujur menjadi salah satu sifat yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sifat jujur disebut sudah tertanam dalam diri seseorang. Namun, alangkah lebih baik jika dilatih sejak masih kanak-kanak agar terbiasa saat beranjak dewasa.

Secara umum, jujur merupakan sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian sikap antara perkataan yang diucapkan dan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Artinya, seseorang dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan sebenarnya, disertai tindakan yang seharusnya.

Di antara manfaat jujur adalah sebagai berikut:

  • Mudah mendapat kepercayaan orang lain

Manfaat pertama yang akan didapatkan jika terbiasa berkata jujur aadalah mudah mendapatkan kepercayaan orang lain. Baik buruknya seseorang dinilai dari seberapa banyak perkataannya yang dapat dipercaya. Semakin sering ia berkata jujur, maka orang-orang akan menilainya sebagai orang yang baik dan dapat dipercaya.

  • Mudah menemukan kebahagiaan hidup

Selain mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain, dengan terbiasa berkata jujur juga akan membuat hidup kita lebih bahagia dan damai. Dengan tidak adanya hal yang disembunyikan, maka hidup kita akan jauh lebih tenang dan damai. Kita juga akan merasa lebih bahagia karena efek dari energi positif yang didapat saat berkata jujur.

  • Lebih percaya diri

Terbiasa berkata jujur membuat seseorang lebih mempercayai kemampuannya sendiri, sehingga ia tidak perlu berbohong untuk mendapatkan sesuatu yang ia inginkan, karena dengan kejujuran yang dimilikinya, ia percaya bahwa hasilnya tidak akan mengecewakan. Semakin sering ia berkata jujur, maka kepercayaan dirinya juga akan semakin besar.

Seseorang yang menanamkan sifat jujur akan mendapatkan manfaat baik dalam hidupnya. Antara lain perasaan tenang, terbiasa bertanggungjawab, dijauhkan dari perilaku melanggar norma, dan dapat dipercaya orang lain.

Beberapa contoh sifat jujur dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari ranah keluarga sampai lingkungan masyarakat luas. Contoh dalam keluarga adalah memberitahukan hasil ujian sekolah kepada orangtua dengan sebenarnya meski mendapat nilai buruk, mengembalikan uang belanja yang diberikan oleh orangtua, dan berterus terang saat melakukan kesalahan.

Di lingkungan sekolah, sifat jujur juga dapat ditemukan saat mengerjakan tugas atau ujian tanpa mencontek, mengembalikan buku perpustakaan tepat waktu, dan berkata jujur terhadap teman maupun guru.

Sementara dalam lingkungan bermasyarakat, contoh sifat jujur bisa dalam bentuk mematuhi rambu lalu lintas di jalan, tidak menyuap petugas kepolisian saat sedang ditilang karena kelalaian diri sendiri, memberikan informasi yang sebenarnya saat ada yang bertanya alamat di jalan.

Editor     : Nora Listiawati

Penulis   : Adrian Boby

Publiser : Alex