Tribratanews.kepri.polri.go.id-Menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menjadi hal penting di tengah situasi pandemi saat ini. Pemakaian masker sangat diperlukan untuk meminimalisir penyebaran virus corona jenis baru. Namun, bisakah pemakaian masker digunakan sebagai pengganti physical distancing?

Namun, memakai masker non medis tetap bisa melindungi pemakainya dari kemungkinan menyebarkan virus ke orang lain.

Namun, memakai masker non medis tetap bisa melindungi pemakainya dari kemungkinan menyebarkan virus ke orang lain.

Riset telah membuktikan pemakaian masker non medis bisa mengurangi aerosol yang dihembuskan pemakainya.
Itu sebabnya, pemakaian masker bisa memblokir hembusan partikel udara dari individu yang kemungkinan terinfeksi Covid-19 namun tidak memiliki gejala. Dengan memblokir hembusan partikel virus ke udara di sekitar, masker menjaga agar virus tidak menyebar. Selain itu, masker berfungsi sebagai penghalang fisik yang sangat membantu ketika kita batuk atau bersin. Tindakan itu dapat menghalangi droplet atau tetesan air liur yang keluar sehingga tidak menyebarkan virus. Udara yang kita hembuskan saat bernafas mengandung tetesan air dari lapisan paru-paru yang membawa bakteri, virus, protein, metabolit, dan senyawa lain yang terlarut.

Berdasarkan riset, partikel-partikel dan bahan-bahan terlarutitu terkumpul di bagian dalam masker dan membentuk lapisan yang bisa menarik lebih banyak partikel. Penelitian menunjukkan bahan terlarut itu masih menempel pada masker meski telah mengering.

Masker juga bisa menangkap berbagai protein kecil dari partikel virus corona.

Ketika kita melakukan aktivitas di luar rumah, pemakaian masker berperan penting dalam memblokir penyebaran virus, terutama dari orang yang tidak menunjukan gejala. Semakin banyak orang yang memakai masker, semakin sedikit partikel virus yang tersebar sehingga mengurangi risiko penularan penyakit.

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), pemakaian masker dan Physical Distancing sangat membantu mencegah penyebaran virus. Jadi, sekadar menjaga jarak dengan orang lain tak cukup meminimalisir risiko infeksi. Dengan kata lain, pemakaian masker bukan pengganti dari praktik physical distancing. Kita juga harus menjaga jarak dengan orang lain dan menggunakan masker agar risiko penyebaran virus semakin kecil.

Penulis      : Adrian Boby

Editor       : Nora Listiawati

Publisher : Alex