Tribratanews.polri.go.id -Polres Bintan melaksanakan Analisa dan Evalusasi Pelaksaan (Anev) Operasi Keselamatan Seligi 2020 yang dilaksanakan selama 14 hari di Kabupaten Bintan pada Senin (20/4/20).

Secara umum pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2020 di wilayah hukum Polres Bintan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar dengan Sasaran operasi meliputi Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang dapat mengakibatkan penularan COVID19 yang berupa Operasi dalam bentuk kamseltibcarlantas, himbauan dan tidak ada target tilang dengan mengedepankan Giat Preemtif dan Preventif guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap polentas dalam rangka pencegahan COVID19.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Keselamatan Seligi 2020 selama 14 hari, hasil yang dicapai berupa kegiatan yang berbentuk preemtif dan preventif antara lain sebagai berikut:

  1. Memberikan penerangan kepada masyarakat melalui media cetak;
  2. Penertiban lokasi daerah rawan kamtibcar lantas;
  3. Melaksanakan patrol;
  4. Memberikan teguran simpatik terhadap pelanggaran lalu lintas;
  5. Melaksanakan sosialisasi tentang Psyical Distancing dan membagikan brosur yang berisikan larangan berkerumun disaat terjadi wabah pandemic COVID19 berikut ancaman pidananya guna memutus rantai penyebaran COVID19;
  6. Memberikan himbauan untuk dirumah saja serta tidak melaksanakan mudik, dan himbauan untuk selalu menggunakan masker dan tetap menjaga kesehatan;
  7. Membagikan masker kain kepada masyarakat pengguna jalan untuk antisipasi COVID19 sesuai anjuran pemerintah untuk menggunakan masker kain bagi seluruh warga.

Kbo Satlantas Polres Bintan IPDA Sri Budianto menyampaikan selama kegiatan operasi keselamatan seligi 2020 terjadi beberapa peningkatan dan penurunan dari kasus pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas tahun 2019 dan 2020 yaitu Teguran/ non tilang mengalami penurunan dari 264 kasus menjadi 99 kasus, dan mengalami kenaikan pada kasus laka lantas, laka berat, laka ringan serta kerugian dan untuk kasus meninggal dunia masih sama seperti tahun sebelumnya.

Budi menambahkan ditinjau dari hasil pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2020 pada prinsipnya telah berjalan dengan tertib, aman, lancar dan terkendali sesuai rencana operasi dengan sasaran Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang dapat mengakibatkan penularan COVID19 dan secara umum tingkat kesadaran hukum masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan disiplin berlalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Keselamatan 2020 telah tinggi dan selama berlangsung pelaksanaan operasi situasi kamtibmas diwilayah hukum Polres Bintan terdapat dalam keadaan kondusif.