tribratanews.kepri.polri.go.id – Ratusan umat Hindu dari penjuru Batam mengikuti prosesi Melasti atau pengambilan air suci yang berlangsung di Sei Ladi, Batam pada Minggu (26/3/2017).

Pada pukul 17.00 WIB, prosesi melasti dimulai dengan berjalan kaki dari Pura Agung Amertha Buana ke Sei Ladi yang berjarak sekitar 1 kilometer. Dalam tujuan ke Sei Ladi umat Hindu mengambil air suci yang digunakan untuk membersihkan diri dan benda pusaka.

“Air yang disucikan ini dalam melasti untuk membersihkan diri kita sifat-sifat jahat, menyucikan diri kita dari sifat negatif, kemudian juga ada untuk menyucikan benda pusaka,” kata I Wayan Jasmin selaku Ketua Parisada HinduDharma Indonesia Kepri.

Prosesi melasti ini diikuti sekitar 500 umat hindu dari berbagai usia mulai dari anak kecil hingga dewasa. Sesampai di sei ladi ratusan umat hindu langsung memulai ritual melasti dengan berdoa dan membakar dupa di tempat pemujaan yang sudah di siapkan panitia. Prosesi melasti pun berlangsung sakral, terlihat dari raut wajah ratusan umat hindu yang tampak serius selama prosesi berlangsung.

Selama proses melasti berlangsung dipimpin oleh 3 orang pendeta, sementara dibelakang diikuti ratusan umat Hindu yang memanjatkan doa dan ritual selama melasti berlangsung. Beberapa ubarampe seperti buah-buahan terlihat terpajang di meja persembahan melasti. Selain ubarampe, ada juga barong yang dibawa dalam proses melasti. Tepat pukul setengah tujuh malam proses pengambilan air suci pun dilakukan sekaligus menjadi penutup acara melasti.

Nyoman satu dari beberapa umat hindu yang mengikuti melasti mengaku sudah sering mengikuti proses melasti di Sei Ladi, Batam.

“Sudah sering, sudah ke sekian kalinya ikut melasti di sei ladi. Tentu ada aura yang berbeda merayakan melasti sampai nyepi di bali dengan di batam, tetapi kalau saya lebih khusyuk disini”, kata Nyoman.

Setelah pengambilan air suci selesai, ratusan umat Hindu kemudian meninggalkan lokasi Sei Ladi dan berjalan kaki kembali ke Pura Agung Amerta Buana. Setelah prosesi melasti selesai menurut I Wayan besok akan dilanjutkan dengan arak-arakan ogoh-ogoh yang dilaksanakan di jalan depan Pura Agung Amerta Buana sampai Universitas Internasional Batam kemudian kembali lagi ke Pura Agung Amerta Buana. Menurut informasi arak-arak an ogoh-ogoh akan dimulai pukul 17.00 WIB.