Tribratanews.kepri.polri.go.id – Aparat Kepolisian Resort Lingga melalui jajaran Polsek Dabo Singkep melakukan upaya antisipasi sekaligus pencegahan terjadinya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memasang spanduk “Dilarang Keras Membakar Hutan dan Lahan”, Kamis (23/2).

Pemasangan spanduk ini dilakukan di tiga titik yang berbeda, dimana salah satunya berada di Desa Batu Kacang tepatnya disimpang jalan Kebun Sirih Dusun I.

Sementara, kedua spanduk himbauan lainnya di pasang di wilayah Desa-Desa dalam Kecamantan Dabo Singkep yang disinyalir rawan terjadinya pembakaran hutan dan lahan yakni Desa Batu Berdaun tepatnya di jalan Simpang Kampung Boyan ujung, dan  di Desa Persing tepatnya dibatu berlobang Dusun I.

Dalam hal ini, Kapolsek Dabo Singkep mengundang  anggota TNI AD, SatPol PP Kabupaten Lingga, Anggota Damkar Dabo Singkep dan Para Kepala Desa setempat.

” Ini adalah tanggung jawab kita bersama dalam menjaga hutan yang ada di wilayah Kabupaten Lingga, khususnya Dabo Singkep, untuk itu kami akan terus bekerjasama dalam menghimbau masyarakat agar berhenti untuk membakar hutan dan lahan”, ucap Kapolsek Dabo Singkep IPTU H.Lubis saat ditemui, Jumat (23/2).

Kapolsek Dabo Singkep IPTU H.Lubis menyadari bahwa saat memasuki musim peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau banyak sekali masyarakat Kabupaten Lingga yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan untuk membuka lahan, khususnya hutan yang berada di kawasan Dabo Singkep.

Tidak tanggung tanggung, Kapolsek Dabo Singkep mengatakan sudah ada 8 kejadian kebakaran hutan di wilayahnya, yakni berada di Tanjung Sawang Desa Kote Kecamatan Singkep Pesisir, Bukit Cimahang Jalan Air Panas  Desa Berindat Kec. Singkep Pesisir, Jalan Sukarelawan Kampung Baru Desa Batu Berdaun Kecamatan Singkep, Dusun II Desa Batu Kacang, Jalan Batu Ampar Dusun III Rt. 001/ Rw. 004 Desa Batu Kacang, Jalan  Kebun Sirih Desa Batu Kacang Kel. Dabo Kec.Singkep Kabupaten Lingga, Dusun I Rt. 002 / Rw. 002 Desa Persing Kec. Singkep Pesisir Kab. Lingga, dan yang terakhir terletak di Tanjung Keruweng Desa Marok Kecil Kec. Singkep Selatan Kab. Lingga.

Ditegaskan Kapolsek, apabila dikemudian hari ada warga yang tertangkap tangan sengaja melakukan pembakaran lahan, hutan dan perkebunan, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

“Dan apabila dengan sengaja membakar hutan dikenakan sanksi pidana undang- undang No. 41 Tahun 1999, pidana penjara 15 Tahun denda 5 milyar , apabila membuka lahan untuk perkebunan dengan cara membakar dengan sanksi pidana undang- undang No. 39 Tahun 2014 tentang perkebunan, pidana penjara 10 Tahun denda 10 milyar,” tegas Kapolsek. /(Ir. Nainggolan).