Tribratanews.kepri.polri.go.id – Aksi spontanitas mogok kerja sejumlah dokter  spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam Senin pagi membuat pelayanan  di RSUD Embung Fatimah lumpuh total  (14/8/2017).

Aksi para Dokter Spesialis tersebut berawal dari tunjangan kinerja jasa medis yang sudah 1 tahun yang belum dibayarkan oleh pihak managemen rumkit.

Dengan membawa beberapa Spanduk yang bertuliskan ” Mohon maaf pelayanan di RSUD Embung Fatimah terpaksa terhenti sampai hak kami yang tertunggak 1 Tahun dibayarkan” para dokterpun menyuarakan aspirasinya yang selama 1 tahun tidak direspon oleh pihak managemen rumkit.

Polisi yang mengetahui kejadian tersebutpun mencoba memediasi para dokter dengan pihak Manajemen Rumkit sembari menunggu kedatangan Wakil Walikota Batam, Amcakar Ahmad tiba.

Sekira pukul 11.00 Wib pertemuan antara Wakil Walikota Batam pun digelar diruang dr.Gunawan Budi Santoso selaku Direktur RSUD Embung Fatimah  serta dihadiri pihak Kepolisian yakni Kasat Intelkam Kompol Irham halid, SIK dan Kapolsek Batu Aji Kompol Sujoko, SIK.

Kapolsek Batu Aji Kompol Sujoko, SIK membenarkan aksi mogok tersebut terkait pembayaran tunjangan JPM senilai  RP. 20.000.000, – (Dua puluh juta rupiah )  bagi setiap dokter perbulannya selama 1 tahun yang belum dibayarkan.

” Alhamdulillah aksi saat ini sudah dapat diredamkan, Wakil Walikota turut hadir dalam mediasi kali ini. Upaya payung hukum ke BPKP untuk penyelesain masalah inipun dilakukan. Usai mediasi para dokter kembali melakukan aktivitasnya kembali,”Pungkas Kapolsek Batu Aji.

Penulis : Yolan

Editor   : Edy

Publish : Tahang