Tribratanews.kepri.polri.go.id – Polda Kepri, Dalam rangka mencegah paham radikalisme pro kekerasan dan ideologi anti pancasila Polresta Barelang mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan perwakilan element masyarakat yang dilaksanakan pagi tadi Selasa (25/7) bertempat di Aula Aninditha Polresta Barelang.

Turut Hadir membuka acara tersebut Kapolresta Barelang  Kombes Pol. Hengki, S.I.K., MH didampingi Kasat Intelkam Polresta Barelang dan Kasat Binmas Polresta Barelang serta Nara sumber dan 60 orang tamu undangan.

Diawali dengan kata sambutan Kapolresta Barelang menyampaikan terkait kelompok yang berideologi anti pancasila yang saat ini perlu kita deteksi disekitar lingkungan kita.untuk itu kepolisian selalu melakukan upaya pencegahan penyebaran paham Radikal dimulai dengan cara yang paling sederhana yaitu dengan menjadi Irup pada saat Upacara Bendera di sekolah – sekolah. Kita harus tetap berpegang teguh kepada 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,”kata Kapolresta Barelang.

“Perlu ditingkatkan peran aktif masyarakat dalam hal ini RT/RW untuk mencegah berkembangnya paham Radikal,”Tambah Kapolresta Barelang.

Kegiatanpun dilanjutkan dengan penyampaian para narasumber  berbagi pemahaman dan pandangan terkait paham Radikal yang menjadi akar masalah suatu perpecahan antar umat beragama di Indonesia saat ini dan diakhiri dengan sesi tanya jawab dari tamu undangan yang hadir.

Adapun tamu undangan yang hadir diantaranya Pdt. Posman Pasaribu Perwakilan Gereja Batam, Perwakilan LAM Batam, Perwakilan PCNU Batam,Ketua LDII Batam, Perwakilan IKSB Batam, Perwakilan LPKB, Perwakilan Organisasi Mahasiswa Kota Batam, Perwakilan Ormas Kota Batam serta Toga,Tomas,Todat Kota Batam.

Penulis : Yolan

Editor   : Edi

Publish : Tahang