Tribratanews.kepri.polri.go.id – ATM adalah sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang “teller” manusia. Banyak ATM juga melayani penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli pulsa telepon seluler. ATM sering ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, seperti restoran, pusat perbelanjaan, bandar udara, stasiun kereta api, terminal bus, pasar swalayan, dan kantor-kantor bank itu sendiri.

Penggunaan ATM dimaksutkan untuk memberikan kemudahan dan keamanan dalm membawa uang dalam jumlah kecil mauapun besar, dengan adanya ATM pengguna hanya perlu menggunakan Katu ATMnya untuk mengambil atau mengirimkan uang, namun akhir-akhir ini berkembang kejahatan Skimming ATM yang mengakibatkan hilangnya uang nasabah yang Kartu ATMnya terskimming oleh pelaku kejahatan itu, hal ini tentu sangan merugikan pengguna ATM pada umumnya, namun berikut ini terdapat beberapa tips yang dapat digunakan untuk memperkecil terjadinya Skimming pada Kartu ATM nasabah sebagai berikut diantaranya :

  1. Usahakan transaksi ATM di kantor bank karena pelaku tidak pernah menaruh alat skimming-nya di mesin ATM yang berlokasi di kantor bank. Sebab, di kantor bank penuh pengamanan dan ramai dikunjungi.

 

  1. Harus rajin secara berkala mengganti nomor pin ATM-nya. Hal itu agar menyulitkan pelaku mencari tahu nomor pin nasabah. gunakan PIN yang aman dan mudah diingat. Dan usahakan janggan menggunakan dat pribadi seperti tanggal lahir, bulan lahir atau tahun lahir.

 

  1. Perhatikan mesin ATM, pelajari regulasi indikasi mesin ATM yang terdapat alat skimming dari media sosial maupun website lainnya, Kebanyakan pelaku memasang alat skimming pakai double tape sehingga biasanya kurang rapi, jika menemui mesin ATM dengan kondisi seperti ini sebaiknya jangan menggunakan ATM tersebut.

 

  1. Pastikan ATM yang digunakan me,iliki CCTV Keamanan pada ruang ATM, salah satunya terdapat CCTV di dalamnya. Dengan adanya CCTV tentunya semua keadaan akan terekam dan dipantau secara langsung di kantor bank. Sehingga Anda tidak perlu khawatir saat menggunakan ATM. Nah, walau sedang terburu-buru untuk melakukan tarik tunai atau mentransfer uang, namun tetaplah aman dijadikan prioritas utama. Sepele tapi jangan pernah mengabaikan hal tersebut. Setelah masuk ke ruang ATM, sebaiknya cek setiap sudut ruang terdapat CCTV atau tidak, tujuannya demi keamanan dan kenyamanan.

 

  1. Penggunaan Kartu ATM yang tepat Memang terlihat sepele, namun ini sangat berpengaruh pada keamanan rekening Anda. Goyangkan kartu ATM Anda secara perlahan saat memasukan kartu tersebut ke tempat pembaca kartu. Anda boleh menggoyangkan kartu ATM dari arah atas ke bawah atau kiri ke kanan agar alat skimmer sulit membaca pita magnetik pada kartu ATM Anda. Jangan lupa menutupi saat akan menekan tombol PIN. Agar orang lain yang berada di belakang Anda tidak bisa melihat pergerakan jari-jari saat menekan tombol PIN.

 

  1. Waspadai telpon atas nama Bank. Berbagai cara akan dilakukan pelaku dalam melakukan tindak kejahatan salah satunya dengan modus penipuan melalui telepon. Modusnya, pelaku akan mengaku-ngaku sebagai karyawan bank namun menggunakan nomor telepon seluler. Lalu, pelaku meminta untuk menyebutkan user ID. Ingat! pihak bank manapun tidak akan pernah meminta user id, pin, password dengan alasan apapun kepada nasabahnya. Jadi, jaga baik-baik kerahasiaan data pribadi bank Anda.

 

  1. Simpan bukti transaksi anda. Memang hanya selembar kecil kertas putih, namun kalau dilihat orang tentunya akan berbahaya juga. Biasanya pada bukti transaksi terdapat nomor rekening yang tertera, nah itu bisa disalahgunakan sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab. Hal tersebut tentunya dapat merugikan seseorang. Maka, seteleh melakukan transaksi di mesin ATM sebaiknya simpan atau musnahkan bukti transfer dengan merobeknya hingga bagian terkecil.

Penulis : Susi

Editor   : Tahang

Publish : Tahang