Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kapolres Polresta barelang mengelar kegiatan Press Relase pers terkait kasus Pembunuhan dan atau Pengeroyokan yang menyebabkan matinya orang yang terjadi di pinggir jalan raya depan baloi kolan yang di depannya berseberangan dengan pom bensin Kec. Batam Kota – Kota Batam .

Tindak pidana ” kasus Pembunuhan dan atau Pengeroyokan yang menyebabkan matinya orang” yang terjadi pada hari senin tanggal 18 februari 2019 sekira pukul 23:30 wib, korban RONNY PRISKA HASIBUAN (44), warga Kav. Patam Indah Kel. Patam Lestari Kec. Sekupang – Kota Batam. Tersangka berjumlah 6 orang yang terdiri dari 5 orang tersangka pengeroyakan yang masing-masing berinisial DS alias F (38), RT alias R (38), M alias A (40), HS alias A (22) dan HS alias J (37) serta tersangka pembunuhan atau pelaku utama(otak dari perencanaan) yang berinisial MS alias M (52) berhasil diamankan tempatnya diluar kota dan di dalam kota. yang mana dari lima tersangka pengeroyakan berhasil diamankan di dalam kota batam sendiri yakni sekitar pukul 17. 00 wib sampai 18:00 wib pada hari sabtu tanggal 09 Maret 2019 ,yakni TKP Penangkapan terjadi di 3 tempat yaitu PT. NAN INDAH Tanjung Uncang , di jalan raya dekat simpang jam hendak menuju ke arah sei panas dan warung kopi CANDRA NABABAN Baloi Kolam. sedangkan pelaku utama pembunuhan yang berinisial MS alias M (52) berhasil diamankan oleh tim jatanras dan opsnal(buser) di Cileungsi – kota bogor pada hari minggu (17/03/2019) pukul 20:00 wib ” terang Kapolres Polresta Barelang, Kompol Hengki Sik, MH menjelaskan tersangka melakukan perbuatan tersebut didasari Motif Sakit hati dengan korban. dikarenakan korban yang telah menyelingkuhi istri pelaku karena sejak awal pelaku mengetahui bahwa istrinya selingkuh dengan korban, pelaku penasaran ingin bertemu dengan korban namun berulang kali dipancing untuk datang bertemu selalu tidak berhasil hingga akhirnya pada hari kejadian saat pelaku keluar dari rumah dan ketika pulang kembali ternyata korban sempat datang menjumpai istri pelaku dan berjanji bertemu di halte didepan PT. WESTEC yang tidak jauh dari Ruli Baloi Kolam. kemudian tersangka utama MS alias M melihat korban di halte, lalu tersangka mengajak saksi JH dan tersangka DS alias F kemudian menjemput korban di halte, saat itu korban mau ikut pergi dikarenakan tersangka utama MS alias M mengancam korban dengan pisau dan korban langsung dibawa di baloi kolam barulah korban dipukuli oleh tersangka MS alias M dan teman-temannya (tersangka memberitahu bahwa korban selingkuh dengan istrinya). kemudian korban dipukuli di Halte depan PT. WESTEC yang tidak jauh dari Ruli Baloi Kolam sampai dipinggir jalan Baloi Kolam kemudian korban dipukulin di rujak indah (dekat alamat tersangka pelaku utama) dan kemudian korban dibawa tersangka utama dengan menggunakan sepeda motor (dimodifikasi menjadi becak) sampai di depan perumahan Tiban Permai Kec. Sekupang-Kota Batam. Korban dipukuli tersangka utama hingga meninggal dan mayatnya kemudian dibuang di jurang depan perumahan Tiban Permai Kec. Sekupang -Kota Batam.

Berdasarkan Informasi dari masyarakat bahwa ada penemuan mayat didepan jurang perumahan Tiban permai -sekupang. Tim Opsnal Reskrim polresta barelang di backup subdit III Jatanras Polda Kepri , Opsnal Polsek Sekupang mendatangi TKP Penemuan Mayat Tersebut dan benar di dalam Jurang ada Penemuan mayat. kemudian pada tanggal 09 maret 2019 Tim Opsnal Reskrim Polresta Barelang melakukan penyelidikan lapangan dan pada hari sabtu tanggal 09 maret 2019 sekira pukul 14:00 wib. mandapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di tanjung uncang dan di Ruli Baloi Kolam . sekira pukul 17:00 Tim Opsnal Reskrim Polresta barelang di Backup Subdit III Jatanras Polda Kepri , Opsnal sekupang dan Opsnal Polsek Batam Kota yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP. ANDRI KURNIAWAN, SIK., MH berhasil mengamankan para pelaku di PT. NANINDA tanjung uncang dan Ruli Baloi kolam dan kemudian dibawa ke polresta barelang guna pemeriksaan lebih lanjut. kemudian dari tersangka yag diamankan oleh Tim Opsnal didapat lagi keterangan tambahan dari penjelasan tersangkan yang diamankan sebelumnya. bahwa tersangka utama melarikan diri ke medan, kemudian tim opsnal dan Subdit III jatanras pergi ke medan dan datang ke alamat tersangka di medan dan Tim Opsnal mendapat informasi dari masyarakat medan bahwa tersangka utama melarikan diri ke bogor. pada tanggal 16 maret 2019 Tim Opsnal berhasil mengamankan tersangka utama yang berinisial MS alias M (52) dan kemudian tersangka dibawa ke Polresta barelang Batam guna pemeriksaan lebih lanjut.

adapun barang bukti yang diamankan yaitu :

  • 1(satu) potongan tali tampar warna putih kusam sepanjang lebih kurang 3 (tiga) meter yang ditemukan dengan kondisi mengikat kedua tangan korban.
  • 1(satu) potongan tali tampar warna putih kusam sepanjang lebih kurang 3 (tiga) meter yang ditemukan dengan kondisi melilit pinggang korban.
  • 1(satu) pcs kemeja lengan pendek merk bonia warna biru dongker yang ditmukan masih melekat pada korban.
  • 1(satu) pcs baju kaos oblong merk dagadu warna biru dongker yag ditemukan masih melekat pada badan korban.
  • 1(satu) unit sepeda motor honda yang dimodifikasi menjadi becak mesin dan sisa besi Holo dan seng gerobak yang diduga membuang korban ke tempat korban ditemukan.
  • 1(satu) pcs kaos dalam merek Hing Size 30 warna putih Kusan yang masih melekat pada badan korban.

akibat perbuatannya tersangka utama(Pelaku pembunuhan) dan teman-temannya yang ikut serta melakukan pengeroyokan terhadap korban dijerat pasal 340 jo pasal 170 ayat (2) ke-(3) KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau dengan penjara seumur hidup atau hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun penjara.