Tribratanews.kepri.polri.go.id – Fenomena perubahan iklim yang telah memasuki musim kemarau berkorelasi kepada naiknya suhu panas bumi, kondisi kurangnya curah hujan serta didominasi kelembaban udara yang relatif rendah telah berdampak terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Kab. Bintan.

Hari Kamis (21/03/2109) di beberapa wilayah Kab. Bintan kejadian kebakaran hutan dan lahan kembali melanda yakni di Kec. Bintan Timur dan Kec. Gunung Kijang serta di Kec. Seri Kuala Lobam.

Di wilayah Kec. Bintan Timur kebakaran hutan dan lahan terjadi pada pukul 13.00 Wib yang berlokasi di Kp. Baru RT 02 RW 01 Kel. Sungai Lekop dengan luas lahan yang terbakar ± 1 Ha dengan pemilik an. Sdr. Tobing. Sementara di Kec. Gunung Kijang kejadian karhutla berlokasi di lahan kosong yang berada di Kp. Pemukiman RT 03 RW 01 Desa Malang Rapat dan kebakaran diketahui pada pukul 14.00 Wib dengan luas lahan yang terbakar ± 4 Ha. Sedangkan di Kec. Seri Kuala Lobam kebakaran hutan dan lahan milik Sdr. Jodi dan Sdr. Nizar seluas ± 4 Ha terjadi pada pukul 11.00 Wib yang berlokasi di Kp. Tanjung Arang RT 01 RW 02 Desa Kuala Sempang.

Dalam penanggulangan karhutla tersebut Polsek jajaran Polres Bintan yakni Polsek Bintan Timur, Polsek Gunung Kijang serta Polsek Bintan Utara bersinergi bersama UPT Damkar Kab. Bintan dan warga masyarakat saling bahu membahu memadamkan api agar tidak meluas membakar lahan lainnya. Sementara dalam kejadian karhutla ini tidak ditemukan korban jiwa dan penyebab karhutla dalam tahap penyelidikan.

Kapolres Bintan mengungkapkan upaya memadamkan kobaran api dilakukan personil Polres Bintan bersama petugas Damkar yang dibantu warga setempat. Api berhasil dipadamkan oleh petugas Kepolisian bersama unsur terkait dan warga masyarakat.

“Personil kami langsung terjun ke titik kebakaran dan menyebar bersama masyarakat, selain memadamkan api menggunakan peralatan Damkar kami juga dengan cara manual yakni menggunakan ranting pohon sehingga langsung memadamkan api tersebut,” katanya.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, wilayah Kab. Bintan saat ini sedang memasuki musim kemarau yang cukup panjang, sehingga banyak pepohonan yang mati dan mengering, kondisi ini mudah sekali untuk terbakar dan merambat luas.

“Karena itu kita semua yang berdomisili di Kab. Bintan untuk selalu dapat menjaga lingkungan di musim kemarau yang  berkepanjangan seperti sekarang ini, karena potensi kebakaran sangat besar,” ungkap Kapolres Bintan. (ary)