Tribratanews.kepri.polri.go.id – Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan bangsa Indonesia, dan merupakan kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Pada tanggal 28 Oktober 2018 ini bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 90 dengan tema Bangun Pemuda, Satukan Indonesia.

Seiring dengan momen bersejarah tersebut, pada hari Senin (29/08/2018) pukul 10.00 Wib bertempat di Gedung LAM Bintan Megat Seri Rama, Kelurahan Kijang Kota Kec. Bintan Timur Polres Bintan menggelar acara Forum Group Discussion yang bertemakan Sinergitas Aparatur Daerah dan Masyarakat Guna Menjaga Keutuhan NKRI Melalui Pemahaman Kebangsaan.

Kegiatan dimaksud diselenggarakan oleh Polres Bintan dengan menggandeng Pemkab Bintan dan dihadiri oleh Bupati Bintan, Wakil Bupati Bintan, Kapolres Bintan, Sekda Bintan, Kafasharkan TNI AL Tanjung Uban dan Kakanmenag Kab. Bintan.

Sementara peserta kegiatan terdiri dari pimpinan SKPD Bintan, Forum Pimpinan Kecamatan, elemen tokoh masyarakat dan elemen kepemudaan serta Ormas antara lain Ikatan Pemuda Karya, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Karang Taruna, Persatuan Pemuda Tempatan, GP. Ansor Palang Merah Indonesia, serta elemen pemuda lokal di Kec. Bintan Timur

Dalam sambutannya Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud sinergitas untuk memberikan kontribusi yang positif dalam membangun Kab. Bintan yang gemilang terkait dengan dinamika pemuda yang sangat memegang peran penting dalam pembangunan yang berkesinambungan. Diharapkan eleman pemuda dapat menjadi penggerak ditengah masyarakat dalam menangkal issu negatif yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, SIK, M.Si menghimbau dan mengajak elemen pemuda untuk menjadi pelopor dalam mengajak masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial.

“Era digitalisasi ibarat dunia tanpa batas” kata Kapolres Bintan.

Situasi nasional saat ini bahwa bangsa Indonesia sedang menggelar tahapan pesta demokrasi Pemilu 2019. Seiring dengan kegiatan dimaksud banyak bermunculan berita bohong atau Hoax serta ujaran kebencian yang bertujuan ingin membuat situasi kamtibmas menjadi tidak kondusif.

Sementara kejadian yang masih hangat yaitu kasus pembakaran bendera HTI yang bertuliskan kalimat Tauhid. Permasalahan ini sengaja dipolitisir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan situasi nasional serta bertujuan agar kamtibmas menjadi tidak kondusif dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Penulis: HRY

Editor  : Tahang

Publish: BPG

Klik Icon Untuk Sharing