Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Dalam situasi paham radikal yang sudah meresahkan di Indonesia dan telah memasuki pelajar serta masyarakat, Polda Kepri dan Jajaran Polres Bintan menggelar sosialisasi upaya pencegahan paham radikal, Rabu (18/7/2018) pagi. Bertempat di Balai pertemuan Kec. Tembeling kab.  Bintan, gedung dipadati oleh para siswa dan sisiwi serta guru SMAN 1 Bintan sebagai peserta.

Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Wakapolres Bintan Kompol Dandung P. Wibowo didampingi Kasat Binmas Polres Bintan AKP Suharjono, SE dan Ipda Wagiyanto dari Bidhumas Polda Kepri.

Wakapolres Bintan mengatakan paham radikal di wilayah Bintan belum ada namun masyarakat harus waspada terhadap ancaman paham radikal yang bisa saja masuk ke wilayah Bintan.

“Meskipun Bintan belum ada Paham Radikal, kita harus waspada terhadap ancaman paham radikal yang masuk ke wilayah Bintan.” tutur Wakapolres Bintan.

Menurut Wakapolres, Bintan merupakan daerah yang bisa menjadi pintu perlintasan jadi sangat rawan.

Kasat Binmas Polres Bintan Akp Suharjono, SE menuturkan agar para remaja dituntut harus kreatif, berpikir idealis, kritis dan politis supaya tidak terpengaruh dengan paham radikal yang menyesatkan.

“Untuk para siswa dan siswi sebagai remaja harus kreatif, berpikir idealis, kritis dan politis supaya tidak terpengaruh dengan paham radikal yang menyesatkan. ” ujar Kasat Binmas Porles Bintan.

Pihak kepolisian akan melakukan giat tangkal paham dengan preventiv dengan mengoptimal seluruh jajaran sejalan dengan Kab.  Bintan yang mempunyai visi menegakkan pancasila untuk cegah paham radikalisme yang tidak sesuai.

“Polisi telah dibekali kebhinekaan agar tertanam dalam diri cinta tanah air dan dapat manyatukan Polri dan masyarakat. Tugas Polisi disini akan memberikan himbauan kepada siswa guru hingga para tokoh yang berpotensi sebagai panutan yang baik di wilayah.” jelasnya.

Selain itu Para guru dan murid juga diajak untuk memerangi paham radikalisme dan ikut aktif mensosialisasikan paham radikal.

Klik Icon Untuk Sharing