Tribratanews.kepri.polri.go.id – Dahulu Kabupaten Natuna adalah bagian dari wilayah Kabupaten Kepulauan Riau. Natuna awalnya terkenal sebagai wilayah Pulau Tujuh yang merupakan gabungan dari tujuh kecamatan kepulauan yang tersebar di perairan Laut Cina Selatan yaitu Jemaja, Siantan, Midai, Bunguran Barat, Bunguran Timur, Serasan, dan Tambelan. Enam kecamatan kecuali Tambelan nantinya menjadi cikal bakal wilayah Kabupaten Natuna. Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia No.9/Deprt tanggal 18 Mei 1956, Propinsi Sumatera Tengah menggabungkan diri kedalam Republik Indonesia dan Kepulauan Riau diberi status Daerah Otonom Tingkat II yang dikepalai oleh Bupati sebagai kepala daerah dan membawahi empat kewedanan sebagai berikut:
• Kewedanan Pulau Tujuh meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Bunguran Barat, Bunguran Timur, Serasan, dan Tambelan.
Astronomis
Secara astronomis, Kabupaten Natuna terletak pada titik koordinat 1016’-7019’ LU (Lintang Utara) dan 105000’-110000’ BT (Bujur Timur). Batas-batas wilayah sebagai berikut :
• Sebelah utara dengan Laut Cina Selatan,
• Sebelah selatan dengan Kabupaten Bintan,
• Sebelah barat dengan Semenanjung Malaysia,
• Sebelah timur dengan Laut Cina Selatan.
Luas Wilayah
Kabupaten Natuna memiliki luas wilayah 264.198,37 km2 dengan luas daratan 2.001,30 km2dan lautan 262.197,07 km2.Ranai sebagai Ibukota Kabupaten Natuna.
Di kabupaten ini terdapat 154 pulau, dengan 27 pulau (17,53 persen) yang berpenghuni dan sebagian besar pulau (127 buah) tidak berpenghuni. Dua pulau terbesar diantaranya adalah Pulau Bunguran dan Pulau Serasan. Pulau-pulau yang ada dapat dikelompokkan dalam 2 gugusan:
• Gugusan Pulau Natuna, terdiri dari pulau-pulau di Bunguran, Sedanau, Midai, Pulau Laut, dan Pulau Tiga.
• Gugusan Pulau Serasan, terdiri dari pulau-pulau di Serasan, Subi Besar dan Subi Kecil.
Iklim
Iklim di Kabupaten Natuna sangat dipengaruhi oleh perubahan arah angin. Musim kemarau biasanya terjadi pada Bulan Maret sampai dengan Bulan Juli. Curah hujan rata-rata setahun berkisar 225,4milimeter dengan rata-rata kelembaban udara sekitar 86 persen dan temperatur berkisar antara 21,80C hingga34,00C.
Topografi
Berdasarkan kondisi topografinya, Kabupaten Natuna merupakan tanah berbukit dan bergunung batu. Dataran rendah dan landai banyak ditemukan di pinggir pantai. Ketinggian wilayah antar kecamatan cukup beragam, yaitu berkisar antara 3 sampai dengan 959 meter dari permukaan laut dengan kemiringan antara 2 sampai 5 meter.

Wisata natuna
kabupaten Natuna ini, lokasinya berada di ujung utara Indonesia yang langsung berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja serta perairannya menjadi rute pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea hingga Taiwan. Traveler domestik belum banyak yang mencium keindahan daerah ini namun traveler asing sudah begitu familiar dengan tempat yang disebut-sebut sebagai cuilan tanah surga ini
1. Pantai Batu Kasah.
Pantai punya nama lain Pantai Cemaga,Pantainya bisa traveler temukan di kecamatan Bunguran. Sekeliling pantai ini ditumbuhi banyak pohon kelapa serta serakan batuan granit membuat gambaran pulau tropis nampak sempurna. dengan bibir pantai 5 km, dengan pasirnya yang putih dan air lautnya yang jernih pesonanya. Kalau berkunjung ke pantai ini,
2. Batu Sindu
Batu Sindu adalah nama kawasan pantai yang banyak dipenuhi dengan batu-batuan granit dengan berbagai bentuk dan ukuran. Menikmati kawasan Batu Sindu paling menarik adalah lewat menara mercusuar yang ada di sekitar lokasi. Batu Sindu menyimpan potensi wisata yang sangat besar Saat ini kawasan ini masih relatif alami dengan belum dibangunnya berbagai fasilitas pendukung. Kekurangannya setiap traveler yang berkunjung bakal mendapatkan banyak kesulitan seperti belum tersedianya tempat parkir, belum ada rumah makan dan penginapan dan berbagai fasilitas dasar obyek wisata lainnya.
3. Pantai Sisi
berbeda dengan Bali yang menyediakan pilihan wisata romantis full service, di daerah ini cocoknya untuk liburan sepasang kekasih yang sama-sama hobi petualangan. Pantai Sisi pada tahun 2006 dinobatkan sebagai pantai alami terbaik di dunia versi majalah Island. Pantainya punya pasir putih dengan tekstur yang agak kasar sehingga jika bermain pasir di pantai, pakaian tetap bersih karena pasirnya tidak akan lengket di pakaian atau bahkan kulit. Lautnya yang sangat tenang membuat banyak traveler asing menganggapnya tidak seperti laut melainkan kolam.
4. Alif Stone Park
Sesuai dengan namanya Alif Stone Park merupakan taman berbatu yang berada di tepi pantai Desa Sepempeng. Tempat wisata ini adalah perpaduan antara pantai pasir putih, air laut yang jernih serta gugusan batuan granit yang mempercantik kawasan. Fasilitas wisatawan yang ada di tempat ini adalah jembatan kayu yang menghubungkan antar batu-batu besar sehingga pengunjung bisa berkeliling di area sekitar taman batu ini.
5. Pulau Senua
Pulau Senua berada di seberang Desa Sepempang. Kawasan ini adalah tempat yang sempurna bagi traveler yang mencari lanskap alam pantai yang eksotis dengan alam bawah laut yang magis.
Perairan Pulau Senua memang dikenal berisi penuh dengan terumbu karang yang tumbuh subur. Di dalamnya hidup berbagai macam biota laut. Apalagi air laut di kawasan pulau ini terkenal memiliki visibilitas yang cukup jernih. Disamping itu pulau ini juga terkait erat dengan legenda masyarakat yang menyebutkan bahwa Pulau Senua adalah jelmaan dari seorang perempuan hamil. Kata Senua sendiri dalam bahasa setempat memiliki arti wanita yang berbadan dua.
6. Selemot
Destinasi satu ini belum banyak diketahui traveler, Namanya adalah Selemot di Desa Setengar yang letaknya berada di kecamatan Bunguran Selatan. Lanskap alam pedesaan yang indah bermalam di desa ini. desa Setengar ini memang memiliki wajah cantik yang bikin traveler enggan berkedip. Perjalanan 2 jam.
7. Pantai Tanjung
Pantai ini adalah salah satu tujuan wisata favorit warga Natuna. Pada hari libur bibir pantai ini akan dipenuhi oleh pengunjung yang rata-rata adalah warga sekitar. Pantai Tanjung terletak di desa Tanjung, kecamatan Bunguran Timur dan bisa ditempuh dengan berkendara selama 20 menit dari kota Ranai. Daya pikat yang dimiliki pantai ini antara lain pasir pantai yang putih, laut yang biru serta ombak yang landai.
8. Pantai Teluk Buton,
Pantai Cantik yang Berpotensi Menjadi Cagar Budaya Bawah Air Pantai Teluk Buton di desa Teluk Buton, terletak di kecamatan Bunguran Utara, kawasan pantai dan desa Teluk Buton ini telah dikunjungi tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam upaya pemetaan Cagar Budaya Bawah Air. Pantai Teluk Buton menjadi atraksi wisata tersendiri bagi warna Natuna di akhir pekan. Sebab ini adalah satu dari sedikit tempat wisata keren di Natuna yang sudah memiliki akses jalan yang mudah untuk dilalui kendaraan. jika libur lebaran dan libur nasional lainnya pantai yang menghadap Laut Cina Selatan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.
9. Pantai Sahi
wisata yang populer di Natuna. Posisinya hanya berjarak sekitar 25 kilometer dari ibukota kabupaten Ranai dimana aksesnya bisa ditempuh menggunakan kendaraan bermotor dengan memakan waktu kurang dari satu jam. Pantai Sahi terkenal dengan landmark pulau batu di tengah laut yang bernama Pulau Sahi. traveler bisa menuju ke pulau tersebut dengan jalan kaki. Saat pasang pantai ini begitu asyik untuk digunakan bermain air sebab airnya sangat jernih dan bersih.
10. Air Terjun Gunung Ranai
Air terjun ini lokasinya masih cukup tersembunyi dan belum dibuka untuk tujuan wisata komersil. Namun demikian kondisi seperti itu memberikan keuntungan sendiri bagi traveler yang hobi petualangan. Membelah hutan dan menaiki perbukitan melalui jalan setapak nan terjal menjadi rute wajib yang harus dilahap setiap traveler. Hadiahnya adalah pemandangan alam yang perawan serta air terjun alami yang punya air bersih siap menyambut traveler.
11. Masjid Agung Natuna
Masjid Agung megah dan terbesar yang ada di Kepulauan Riau. Masjid ini dibangun tahun 2007 dan baru selesai 2 tahun berikutnya. terletak di kompleks Gerbang Utaraku yang menjadi kawasan pusat pemerintahan dan bisnis di ibukota kabupaten Ranai.
12. Bukit Kapur
Bukit Kapur yang berada di pedalaman Desa Ceruk. Destinasi wisata yang sangat indah itu baru dikenal masyarakat Natuna, pembangunan akses jalan masuk dari pemukiman warga ke lokasi wisata Bukit Kapur, merupakan hasil dari swadaya masyarakat Desa Ceruk. Wisata ini tidak memungut biaya apapun, kepada para wisatawan yang berkunjung.
Untuk sampai ke Bukit Kapur, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Dari Kota Ranai, perjalanan memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit.

1. Tabel Arok
(yakni sagu yang di arok atau dalam bahasa Indonesia di gongseng atau di goreng tanpa minyak dan di campur dengan parutan kelapa tua – biasanya tabel arok juga menjadi pengganti nasi, karena dahulunya nenek moyang orang Natuna sudah terbiasa menggunakan sagu sebagai bahan makanan pokok untuk pengganti nasi, bila mana pada kala itu padi sulit untuk didapat dan lamanya menunggu masa panen).

2. Tabel Mando
(bahasa gaulnya disebut pizza ala Natuna, karena sepintas mirip pizza dari italia itu konon katanya, yakni kemiripannya mulai dari bentuk yang bulat pipih dan berisi campuran toping diatasnya, bahkan dari segi memasaknya. yakni dipanggang diatas bara api hingga beberapa menit sampai matang.
Hanya saja pada tabel mando yang menjadi toping/campurannya adalah seafood, baik itu ikan, gurita, kepiting atau juga jenis seafood lainnya).

3. Sagu Butir (saguk butee)
(yakni sagu yang di bentuk menjadi butiran halus yang kemudian di gonseng diatas kuali tanpa minyak hingga berbentuk butiran-butiran kecil seperti biji-bijian).Sagu butir sering juga di konsumsi dengan durian, nangka, pisang, ubi rebus dan juga beberapa buah-buahan lainnya, dan juga tentunya ditambahkan dengan sedikit parutan kelapa tua, yang memiliki cita rasa yang manis. Selain itu sagu butir juga merupakan bahan pokok untuk membut kernas).

4. Sagun (bisa dibilang sebagai cemilan atau makanan ringan yang berbentuk butiran sagu halus yang dicampur dengan gula pasir halus, perlu diketahui sagun berbeda dari sagu butir, karena bentuk sagun lebih kecil dan lebih halus lagi bentuknya dari sagu butir)

5. KERNAS
Kernas adalah makanan khas kabupaten Natuna, yakni sejenis kue yang terbuat dari campuran ikan dan sagu. Bentuknya ada yang bulat ada yang bulat pipih dan terdapat butiran sagu berwarna putih dipermukaan maupun didalamnya. makanan yang satu ini memiliki bentuk yang sederhana akan tetapi rasanya luar biasa. makanan berbahan dasar ikan dan sagu ini memiliki citarasa tersendiri.

6. PEDOK

dilihat dari namanya sangat aneh, akan tetapi makanan khas natuna yang satu ini cukup banyak di gemari pedok adalah hasil fermentasi ikan teri atau ikan bilis. cara Penyajiannya ditumis dahulu . sekilas pedok mirip seperti terasi. Bagi yang tidak terbiasa, mungkin araoma dari pedok ini agak sedikit mengganggu tapi cita rasa yang dihasilkan sangat lezat.Pedok sangat cocok dipadukan dengan rebusan pucuk ubi dan tentunya nasi yang masih hangat.

7. LATOH SILONG

jangan salah ini bukan masakan tapi makanan khas natuna, Makanan yang satu ini terlihat seperti bunga anggur. masyarakat kepulauan natuna menyajikan dalam keadaan mentah. tidak hanya jepang saja yang memiliki makanan khas tanpa dimasak ternyata natuna juga punya yaitu latoh silong . kelihatannya sangat aneh bagi yang belum pernah lihat, Makanan yang berasal dari laut ini berasal dari “Latoh” atau “Anggur Laut”. Sangat baik untuk kesehatan karena berasal dari tumbuhan lain yang kaya akan manfaat. Latoh Silong biasanya juga disajikan dengan sambal cabe hijau sederhana.

8. CINCALOK
bagi anda yang belum terbiasa mungkin akan heran melihat makanan yang satu ini. makanan berbahan dasar udang kecil yang difermentasikan dimasukan kedalam botol. Biasanya dimakan sebagai pelengkap atau sambal.
Cancalok ini diolah dengan irisan cabe rawit, irisan bawang merah, dan perasan jeruk kasturi, rasanya sedikit manis. untuk memakannya akan cocok apabila dipadukan dengan nasi yang masih hangat dan irisan timun. jika anda berkeinginan untuk membaeli sebagai oleh-oleh jangan khawatir karena Cancalok ini dikemas dalam botol-botol kecil, jadi sangat praktis jika kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh.
9. ABON IKAN TUNA
nama makanan ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi anda, biasanya orang membuat kue dengan memasukan abon kedalamnya. bahkan anak kecil juga sangat gemar memakan abon. ada banyak jenis abon mulai dari abon daging sapi hingga abon ikan. abon ikan tuna khas natuna ini memang sedikit lain karena cara pembuatannya yang tradisional dan juga ikan yang digunakan adalah ikan segar hasil tangkapan para nelayan setempat sehingga citarasa yang dihasilkan akan sangat lezat dan original.
10. MIE LAKSE
Lakse adalah sejenis mie namun teksturnya sangat lembu, hampir mirip kwetiau. mie lakse ini memang warisan budaya melayu yang hingga saat ini menjadi makanan favorit di daerah kepulauan riau. tak jarang para wisatawan berburu kuliner yang satu ini karen cuma ada di daerah kepulauan riau seperti kepulauan natuna. apalagi mi lakse dimasak Kuah merupakan makanan tradisional yang menjadi ciri khas daerah pulau Natuna . Makanan tradisional ini terbuat dari bahan dasar tepung sagu dan campuran ikan tongkol serta ikan teri dan ditambah bahan bumbu yang berasal dari rempah-rempah yang akan mencirikan rasa khas makanan Kepulauan Riau.
11. NASI DOGONG
Nasi Dogong atau Nasi Dagang merupakan salah satu makanan khas natuna.bentuknya seperti nasi uduk/ nasi lemak karena dimasak dengan kuah ikan. Sebenarnya Nasi Dagang seperti ini bisa dijumpai di negeri malaysia sana, karena nasi dagang ini paling di gemari oleh masyarakat suku melayu. selain lezat juga sangat nikmat aplagi yang masih hangat dan terbungkus daun pisang.
12. KERUPUK NATUNA
kerupuk yang dibuat dengan bahan dasar tepung dan ikan ini wajib di beli untuk oleh-oleh perjalanan anda. kerupuk ini sangat gurih , renyah dan enak jadi bisa anda buat untuk buah tangan para rekan kerja, tetangga atau keluarga. karena kepulauan natuna yang identik dengan hasil lautnya maka segala hasil laut di ubah menjadi makanan yang bertahan lama dan enak. di Natuna ada dua macam jenis kerupuk dari bahan dasar ikan yang pertama kerupuk Atom bentuknya bulat bulat putih dan kerupuk ikan natuna .Berbeda dengan kerupuk Atom yang bisa langsung dimakan, kerupuk ikan ini mesti digoreng terlebih dahulu . Kerupuk ikan ini bisa tahan selama 6 bulan dalam keadaan kering atau sebelum digoreng

Klik Icon Untuk Sharing