Tribratanews.kepri.polri.go.id – Hal itu disebabkan karena para kaum perempuan mulai berbondong bondong memasuki dunia kerja, tingkat pelecehan pun makin meningkat setelah terbentuknya kesempatan luas atau disebabkan para kaum laki laki semakin terancam dan melakukan pelecehan seksual agar para perempuan tetap berada dalam genggamannya.
Pelecehan sekesual dirasakan sebagai perilaku intimidasi, Karena perbuatan tersebut memaksa seseorang untuk terlibat dalam suatu hubungan seksual atau menempatkan seseorang sebagai objek perhatian seksual yang tidak diinginkannya.

Istilah pelecehan dan seksual.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pelecehan berasal dari kata leceh yang artinya memandang rendah, menghina, atau tak berharga.
Sedangkan kata seksual sendiri berasal dari kata seks. Seks sangat sering diartikan sebagai jenis kelamin biologis, yaitu laki laki dan juga perempuan. Jadi kata seksual (kata sifat) adalah suatu hal yang berkenaan dengan jenis kelamin atau seks, dan hal yang berkenaan dengan persetubuhan antara laki laki dengan perempuan, serta hal hal yang mengandung unsur yang bersifat hasrat atau nafsu seksual. Dengan demikian pelecehan seksual menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah dua kata yang dijadikan satu bermakna merendahkan, menghinakan kaum perempuan.

• Menurut Beuvais, pelecehan seksual ini tidak hanya terjadi atau menimpa pada kaum wanita saja, akan tetapi kaum laki laki juga bisa menjadi korban dari pelecehan seksual. Beuvais juga mengelompokkan pelecehan seksual kedalam empat kelompok, yaitu laki laki yang melecehkan perempuan, perempuan yang melecehkan laki laki, heteroseksual melecehkan homoseksual dan homoseksual melecehkan heteroseksual.

Sasaran dari pelecehan seksual
• seorang wanita muda yang memiliki paras yang cantik dan juga menggairahkan,
• wanita paruh baya yang mempunyai kekurangan fisiknya
• Perempuan masih belia dan remaja, yang belum terdapat kecacatan pada anggota tubuh maupun fisiknya.
• pelaku pelecehan seksual tidak memandang fisik maupun usia dari sang calon korban, yang penting bagi mereka para pelaku yaitu bagaimana caranya agar mereka bisa melampiaskan nafsu syahwat mereka.

tingkatan pelecehan seksual
1. gender harassment (pernyataan atau tingkah laku yang bersifat menghina atau merendahkan berdasarkan jeniss kelamin).
2. seduction behavior (rayuan atau permintaan yang tidak senonoh bersifat merendahkan tanpa adanya suatu ancaman).
3. sexsual bribery (ajakan melakukan hal hal yang berkenaan dengan perhatian seksual yang disertai dengan janji untuk mendapatkan imbalan tertentu).
4. sexual coercion atau threat (adanya tekanan untuk melakukan hal hal bersifat sexual disertai ancaman secara halus maupun secara langsung).
5. sexual imposition (serangan atau paksaan bersifat seksual dilakukan secara kasar maupun terang terangan).

Faktor menyebabkan
penyebab mengapa pria melakukan pelecehan terhadap wanita :
• Korban mudah ditaklukkan. Pria menganggap bahwa wanita lebih lemah, sehingga ditempatkan dalam posisi subordinasi yang harus dikuasai.
• Hasrat seks yang tidak bisa disalurkan dengan pasangannya. Hal ini menyebabkan pelaku menyalurkan nafsunya dengan melakukan pelcehan seksual
• Mempunyai riwayat kekerasan seksual saat masih kecil. Adanya trauma ini membuat pelaku ingin membalasnya ketika ia dewasa.
• Pernah menyaksikan kekerasan seksual terhadap anggota keluarga lain saat masih kecil.
• Pelaku memiliki otoritas atas korban. Misalnya, pelaku merupakan atasan korban. Terdapat suatu penelitian yang menghubungkan seks dengan kekuasaan, sehingga pelaku merasa lebih mudah untuk melakukan dominasi
• Pelaku berada dalam keluarga atau lingkungan dengan ideologi patriarki yang kuat.
• Ketergantungan obat-obatan terlarang dan minuman keras.
• Memiliki fantasi seksual yang mendukung adanya kekerasan seksual.
• Sering membaca atau menonton konten-konten porno.
• Tidak dekat secara emosional dengan keluarga.
• Faktor kemiskinan.
• Pakaian wanita yang minim dan menapakakn bentuk tubuh sehingga memancing nafsu laki-lak
Dampak pelecehan seksual terhadap korban
– korban merasa minder atau ingin menjauh dari orang lain dan mengurung diri.
– muncul rasa malu,
– menyalahkan diri sendiri,
– merasa minder dan direndahkan masyarakat, dan sebagainya.
– Dampak dalam kehidupan pribadi dan social biasanya korban merasa cemas dan waswas, merasa direndahkan, bahkan untuk bisa kembali berkomunikasi dengan keluarga sekali pun kadang masih terjadi kecanggungan sebab adanya rasa trauma yang hebat yang sedang menimpa dirinya.

Pelecehan seksual dalam pandangan hukum menurut islam
• Agama islam adalah agama yang sangat fitrah, universal yang bisa diterima oleh seluruh alam sepanjang zaman. Salah satunya yang berkaitan dengan etika, moral, akhlak ataupun pergaulan antarmanusia, sehinga permasalahan permasalahan yang sering timbul dari pergaulan social masyarakat seperti pelecehan seksual yang dapat dihindari.

• Dalam agama islam, sifat ini dipandang sebagi pebuatan tercela karena agama islam telah mengajarkan kepada setiap umatnya untuk saling hormat menghormati kepada siapapun tanpa memandang posisi maupun jabatan. ketentuan aktifitas seksual hanya boleh dilakukan oleh jalur yang telah ditentukan yaitu melalui jalur pernikahan yang sah, menurut ketentuan Allah SWT sebagaimana yang telah tercantum dalam ayat berikut :
Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan pada apa apa yang diingini, yaitu wanita, anak anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan disisi Allah adalah tempat kembali yang baik (surga) (QS Ali Imran :14)

• manusia tidak bisa terlepas dari unsur nafsu manusia dapat melanjutkan dan memperbanyak pada keturunannya. Tetapi bukan berarti manusia boleh melaluka aktifitas ini sesuka hatinya. Bila aktifitas seksual diluar jalur yang telah ditentukan, seperti yang telah dilakukan oleh orang orang yang hanya menuruti hawa nafsu dan keinginan mereka, maka hubungan seksual tersebut disebut zina.

• Allah pun telah memberikan kita rambu rambu agar kita tidak melakukan ataupun sampai terjerumus kedalam perilaku tersebut sebagaimana yang tercantum dalam surat al isra’ ayat 32 yang berbunyi :
“Dan janganlah kalian mendekati pada perbuatan zina, sebab sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan sejelek jeleknya jalan”.

penyebab perbuatan zina
– memandang wanita dari atas hingga bawah,
– lelucon seksual yang menyinggung perasaan,
– gambar atau foto yang berbau porno, dan lain lain.
– akibat masalah pergaulan sosial.

TIPS AGAR TIDAK TERJADI PELECEHAN SEKSUAL
• Sebelum masuk kerja Perjanjian Kerja Bersama dan Peraturan perusahaan. BACA baik – baik! Biasanya dalam peraturan perusahaan tertulis peraturan yang jelas mengenai pelecehan seksual (pengertian tentang apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual, prosedur pengaduan, dan sanksi-sanksi yang akan dijatuhkan kepada para pelaku, bantuan yang bisa diperoleh si korban dan jaminan bahwa pengaduan yang dilakukan bersifat rahasia).

• Berani katakan TIDAK untuk setiap ajakan yang berkonotasi seksual.

• Ada kalanya laki – laki tergugah untuk melakukan pelecehan seksual karena perempuan. Jadi pastikan anda memakai pakaian yang sopan dan tertutup saat bekerja, gunakan bahasa yang santun dalam berbicara, jangan melakukan kegiatan yang mengundang para lelaki untuk melakukan pelecehan seksual.

• Bila pelecehan telah terjadi catat semua bukti komunikasi (sms,surat,log handphone), waktu,tempat,saksi. Laporkan pada pihak yang berwenang di perusahaan. Bila tidak mendapat jawaban/reaksi, laporkan ke pihak yang berwajib/kepolisian.

 

Penulis   : Yolan

Editor     : Edi

Publish   : Tahang

Klik Icon Untuk Sharing