Tribratanewa.kepri.polri.go.id – Masih dalam rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke-72, jajaran Polda Kepri kemudian menggelar acara syukuran yang bertempat di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Rabu (11/7/2018).

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH dalam sambutannya membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.

Kapolri mengajak semua anggota Polri untuk mendoakan para personel Polri yang telah gugur dalam tugas memelihara keamanan dalam Negeri.  Kemudian, Kapolri menjelaskan bahwa selama ini Polri melalui program PROMOTER telah memberikan dampak positif yang sangat signifikan.

“Berbagai upaya perbaikan yang dilaksanakan oleh Polri melalui program PROMOTER telah memberikan dampak positif yang sangat signifikan. Sebagai tindak lanjut dari program reformasi internal yang telah dilaksanakan sebelumnya, program promoter dibangun melalui pendekatan profesionalisme dan modernisasi guna meraih kepercayaan publik.” Tutur Kapolri melalui Kapolda Kepri.

Program promoter difokuskan pada 3 kebijakan utama yang sederhana, yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.  Polri juga telah berhasil mendapatkan kepercayaan publik sebanyak 82,9% menurut  survey litbang kompas pada juni 2018 tak hanya itu saja, The gallup organization, sebuah lembaga survei papan atas yang berbasis di amerika serikat, melalui 2018 global law and order survey mengungkap bahwa Indonesia berada pada peringkat ke-9 negara teraman di dunia.

Atas pencapaian tersebut, Kapolri mengucapkan terima kasih atas kebijakan bapak presiden RI yang telah meningkatkan ruang fiskal anggaran polri, khususnya peningkatan tunjangan kinerja personel polri menjadi 70% bersama-sama dengan TNI mulai juli 2018 ini.

“Terlepas dari berbagai capaian prestasi tersebut, kami menyadari masih banyak kelemahan Polri. Ke depan, polri berkomitmen untuk terus melaksanakan perbaikan agar kepercayaan masyarakat dapat terjaga dan terus meningkat, karena institusi Polri merupakan milik seluruh rakyat sekaligus sebagai aset bangsa Indonesia tercinta.” Jelasnya.

Terakhir, Kapolri mengajak agar masyarakat untuk ikut acara nonton bareng film dengan judul “22 menit” bersama keluarga, jajaran Pemda, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat pada tanggal 19 Juli 2018 dan seterusnya di seluruh jaringan bioskop XXI.

Dari Film drama action yang diinspirasi kisah nyata aksi teror di jl. Thamrin, Jakarta pusat tanggal 14 Januari 2016, Polri hendak menyampaikan pesan kepada masyarakat.

“Melalui film ini Polri hendak menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang bahaya terorisme, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kewaspadaan dan kebersamaan dalam penanggulangan terorisme di Indonesia, mari kita beramai-ramai menyaksikan film tersebut.” ujarnya.

Setelah pembacaan sambutan dari Kapolri, prosesi potong tumpeng dilakukan oleh Kapolda Kepri beserta istri dan Wakapolda Kepri beserta istri yang diserahkan kepada salah satu personil tertua dan termuda.

Dalam acara syukuran tersebut, selain prosesi potong nasi Tumpeng juga pemberian penghargaan oleh Kapolda Kepri kepada personil Polda Kepri terbaik dan hiburan.

Klik Icon Untuk Sharing