Tribratanews.kepri.polri.go.id – “Bangsa yang besar adalah Bangsa yang mengenal sejarah”, kalimat tersebut adalah kalimat yang pertama kali diucapkan oleh Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, S.IK, M.T saat berkunjung ke Museum Linggam Cahaya, Kamis (24/5/2018).

Tidak sendirian, Kapolres Lingga dalam hal ini didampingi Kapolsek Daik Lingga IPTU Sugianto, Kapolsek Dabo Singkep IPTU Hanif, serta Personil Polsek Daik Lingga saat berkunjung ke Museum.

Pada kesempatan ini Kapolres Lingga diajak untuk lebih mengetahui sejarah berdirinya Kabupaten Lingga serta mengenal sosok Pahlawan Nasional Provinsi Kepri yang berasal dari Kabupaten Lingga yakni, Sultan Mahmud Riayat Syah, yang pada zamannya di akui oleh Bangsa lain.

Selanjutnya, Kapolres Lingga diajak untuk mencoba sesuatu yang unik dari Museum Linggam Cahaya. Uang pecahan Rp.1.000 (seribu rupiah) yang terlihat lurus pada saat diletakkan pada telapak tangan, tiba tiba melengkung sendiri tanpa ada sebab.

Menurut keterangan pihak Museum Uang ini di cetak di Negara Perancis, dan penyebab melengkungnya uang tersebut dikarenakan adanya energi  ETERIK,  yang mana reaksi dari energi ini berupa gerakan menjauhi panas tubuh melalui gerakan melengkung atau menggulung.

Tidak hanya sekedar belajar sejarah, Kapolres Lingga juga menyumbangkan sejumlah uang kuno kepada pihak Museum Linggam Cahaya, dengan maksud uang kuno ini diharapkan dapat menyelamatkan dan melestarikan benda warisan budaya bangsa Indonesia.

Sebelum berpisah, pihak Museum sendiri memberikan bingkisan berupa beberapa buku yang berisi sejarah Kabupaten Lingga serta mengucapkan rasa terimakasih kepada Kapolres Lingga dan rombongan atas kunjungan dan sumbangan sejarah yang telah diberikan.

 

POLRES LINGGA BERANI (Ir. Nainggolan).

Klik Icon Untuk Sharing