Tribratanews.kepri.polri.go.id – Hujan yang melanda wilayah Bintan dan Tanjungpinang selama 2 hari berturut-turut disertai ombak kuat  membuat sebuah rumah ambruk (roboh) di Plantar tepi laut Jl. RE Martadinata Kel. Tanjung uban Kota Kec. Bintan Utara, pada Jumat (12/1/18).

Ambruknya rumah tersebut diduga karna sudah lapuk ditambah dengan terjangan ombak yang tinggi disertai cuaca yang tidak menentu membuat rumah yang tidak berpenghuni tersebut ambruk, ujar salah seorang warga setempat.

Mendengar kabar tersebut Personil Polsek Bintan Utara bersama Sat Polairud Polres Bintan medatangi lokasi serta melakukan penyisiran ketepi laut guna membersihkan barang-barang yang hanyut akibat runtuhnya rumah tak berpenghuni tersebut.

Dari hasil penyisiran tersebut ditemukan hal tak terduga oleh yaitu berupa 1 (satu) buah mesin Gelanggang Permainan (Galper)  yang berhasil diangkat oleh pihak Kepolisian yang sedang menyisir pantai untuk membersihkan barang-barang yang hanyut akibat ambruknya rumah tersebut.

Kapolsek Bintan Utara Kompol H. Jaswir membenarkan bahwa ditemukannya 1 (satu) buah mesin Galper dari hasil penyisiran anggota Polsek Bintan Utara dan Polairud Polres Bintan di tepi pantai samping rumah yang ambruk tersebut, dilihat dari kondisi mesin tersebut diduga masih baru dan belum pernah dipakai oleh pemiliknya karna mesin tersebut masih dalam keadaan terbungkus seperti baru, Ujar Kapolsek.

Untuk saat ini Personil terus melakukan penyisiran guna membersihkan puin-puing yang hanyut dan mesin tersebut saat ini diamankan di pos Polairud Polres Bintan.

Penulis : BPG

Editor   : Edi

Publish : BPG

Klik Icon Untuk Sharing