tribratanews.kepri.polri.go.id-Persekutuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang masuk melalui Pulau Batam menuju Negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia menjadi atensi Polda Kepri untuk meredem angka tersebut yang terus meningkat di setiapepatan. Masing-masing, berangkat menggunakan kapal tidak standart dan keamanan diri yang tidak ada. Lepaskan hal tersebut yang utama.

Untuk menekan masalah TKI ilegal, Polda Kepri bersama instansi terkait akan terus melakukan komunikasi dan pengawasan terhadap TKI ilegal di kepri agar bisa menurun. Permasalahan ini yang harus dituntaskan. Polda Kepri sebagai aparat penegak hukum akan terus melakukan pengawasan di laut dan darat sebagai jalur yang mereka gunakan.

Paling dari mereka datang hanya dengan menggunakan visa kunjungan. Setelah masa visa itu habis, banyak yang tidak kembali, jadi berujung pada masalah. Jika ingin bekerja menjadi TKI, mereka harus masuk melalui jalur resmi melalui agensi resmi seperti PJTKI atau penyalur resmi. Hal tersebut demi keamanan bekerja di luar, jika para calon tki masuk melalui jalur resmi pasti ada garansi selama kita bekerja di luar.

Sebelum diberangkatkan ke luar negeri, mereka para calon TKI akan mendapatkan ketrampilan untuk bekal bekerja. Bekal itu yang akan menjadi tumpuan, bukan asal kerja dengan tenaga saja. Polda kepri sebagai penegak hukum tidak mau lagi ada korban seperti kapal TKI ilegal yang tenggelam di keberatan Kepri pada akhir 2016 lalu. Meski niat mereka memang baik untuk bekerja, namun cara yang tidak sopan santun itu salah. Polda Kepri terus melakukan pengawasan, agar tidak terulang dengan kejadian sebelumnya.

Saat ini, ratusan ribu TKI asal indonesia masih bekerja di negri dengan cara ilegal. Oleh karena itu polisi bisa saling terkait sosialisasi terhadap para calon TKI dengan tim. Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia, Batam sering dijadikan jalan masuknya para calon TKI ilegal.

penulis: Andi S

Editor: Edi S

Penerbit: Andi S

 

Klik Icon Untuk Sharing