Tribratanews.kepri.polri.go.id – Dengan berkembang pesatnya teknologi saat ini khususnya pada Jejaringan Sosial, tak kala membuat Mayarakat berfokus pada satu objek yang di publikasikan.

Banyak aksi penyebar berita hoax yang semakin merajalela menguasai dunia jejaringan sosial.

Dikota Batam sendiri, penyebaran informasi hoax dari para netizen menimbulkan spekulasi negatif dari masyarakat terhadap Intansi Polri.

Berawal dari video rekaman Jenazah pelajar yang mengalami kecakalaan tunggal di Taman Sari Tiban Sekupang yang diposting seorang pengguna sosial media facebook pada hari Selasa 15 Agustus 2017 lalu, sontak mengundang komentar negatif dari para netizen.

Baca: : http://www.benankmerah.co/featured/miris-kecelakaan-maut-di-batam-tak-satupun-yang-menolong-bahkan-polisi/

Jika kita ulas kejadian tersebut dengan klarifikasi petugas dilapangan serta melihat video lengkapnya, tentunya tanggapan hate speech para netizen tidak akan meluas dan memberikan feedback negatif terhadap Polri secepat itu.

Menanggapi hal tersebut Kapolresta Barelang menjelaskan kejadian yang sebenarnya dengan menunjukan video rekaman selengkapnya yang sempat direkam masyarakat dengan memperlihatkan bahwa Polisi telah membawa jenazah korban dengan Mobil Patroli menuju Rumah Sakit.

Ia menuturkan video awal singkat yang menjadi viral tersebut, memang terlihat bahwa anggota Satlantas Polresta Barelang sedang berdiri disebrang jalan sedang mengatur lalu lintas yang tampak membiarkan Jenazah tersebut tergeletak.

” Dijelaskan Kapolresta Barelang terkait kronologi kejadian yang sebenarnya bahwa melalui Wakasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo menerima telp laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kecelakaan di dekat Perum Taman Sari Tiban Sekupang. Kemudian 2 personel Satlantas Polresta Barelang langsung dikerahkan menuju TKP. Setiba di TKP anggota Satlantas tersebut telah melihat Korban laka sudah ditutupi koran dengan kondisi meninggal dunia.

“Selanjutnya petugas dilapangan langsung mencarikan kendaraan bak terbuka untuk dibawa ke rumah sakit sembari mengatur lalin yang saat itu macet total. Tidak selang berapa lama mobil yang dimaksud tidak tampak melaju di TKP. Jenazahpun langsung dibawa kedua petugas menuju Rumah Sakit Otorita Batam dengan mobil patroli bersama keluarga korban.

Lihat video selengkapnya:https://www.youtube.com/watch?v=kZPyaXrFNXM&app=desktop

Melalui akun Facebook resmi Sat Lantas PolrestaBarelang menghimbau kepada seluruh warga Batam agar bijaksana menyikapi berita yang beredar yang memposting Video rekaman singkat anggota Satlantas yang tampak membiarkan korban kecelakaan dalam keadaan terlantar adalah TIDAK BENAR dan tidak sesuai fakta dilapangan. Dalam hal ini kami tidak sempurna tapi kami selalu berusaha untuk menjadi lebih baik untuk masyarakat,”begitu ungkapan admin facebook Satlantas Polresta Barelang.

Mitra Humas, Lawanlah Hoax dengan cara yang bijak menggunakan sosial media. Mari kita kritis dan selektif dalam penyebaran informasi dan berita hoax di social media yang dapat merugikan Bangsa dan Negara dengan tujuan memanfaatkan info-info tersebut untuk memecahbelahkan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Jangan Kotori Jari Kita,

Jangan Nodai Akun Kita,

Dengan Ujaran Kebencian di Media Sosial

Dirgahayu Republik Indonesia ke-72

Indonesia Kerja Bersama Melawan Hoax!!!

Penulis : Yolan

Editor  : Edi

Publish: Tahang

Klik Icon Untuk Sharing